Obyek Wisata Mangrove Kwala Langsa Dipadati Pengunjung

oleh
Keramaian pengunjung di sepanjang Jembatan wisata hutan mangrove kwala Langsa pada hari lebaran ke 8 lebaran Idulfitri 1439. ( OKEMEDAN.COM/MIDI)

OKEMEDAN.COM-Langsa
Obyek wisata kawasan hutan mangrove di pelabuhan Kwala Langsa terletak di Desa Kwala Langsa kecamatan Langsa Barat. Luasnya kurang lebih 20 hektar.

Hingga hari ke 8 lebaran Idulfitri Jum’at ( 22/6 ) wisata kawasan hutan mangrove yang terletak di Pelabuhan kwala Aceh Timur Langsa ini dipadati pengunjung lokal maupun dari luar Kota Langsa.

” Para pengunjung selain remaja, dan pemuda, yang paling banyak adalah kalangan orang tua yang membawa anak-anak dan anggota keluarganya,” ujar Abdul Hamid, salah seorang penjaga tiket saat ditemui OKEMEDAN.COM.

Dijelaskanm, mulai hari pertama hingga hari ke 8 hari lebaran pengunjung tetap saja membludak. Dalam satu hari pengunjung bisa mencapai 1000 sampai 2000 orang. Sedangkan pada hari biasa hanya berkisar 500 orang.

Pengunjung bisa menikmati pesona keindahan alam kawasan hutan bakau yang sangat rindang dan subur serta dihiasi satwa hutan yang pintar dan baik budi yakni monyet yang selalu menanti para pengunjung untuk memberikan makanan yang dibawa.

“Uniknya kalau kita tak mau memberikan makanan kepada monyet-monyet tersebut, sudah dipastikan mereka akan mengejar dan mengambil makanan yang dibawa pengunjung,” ucap Hamid.

Nyonya Zainun dan anggota keluarganya yang merupakan pengunjung asal P.Susu dan Rini dari Kisaran yang berhasil ditemui saat menyusuri kawasan hutan mangrove mengatakan. Obyek wisata mangrove Kwala Langsa ini memang berbeda sekali dengan yang ada di P.Susu.

Mulai keindahan kawasan hutan mangrovenya, pengembangannya, sampai pelayanan dan fasilitas di areal wisata ini memang benar sudah standar dan sesuai kebutuhan pengunjung.

Begitu menuju pintu masuk kita sudah tahu dari rambu-rambu untuk masuk dan keluar. Sepanjang jalan menyusuri kawasan mangrove pemerintah kota telah menyediakan jalan setapak terbuat dari rabat beton yang sangat kokoh dan kuat.

Selang beberapa meter ada jembatan yang dibangun menggunakan kayu berkelas dengan konstruksi yang sangat kokoh dan indah.

Jarak tempuh untuk kelling kawasan hutan mangrove ini sekitar 5 kilometer.

Area di sepanjang jembatan menjadi ajang bagi para pengunjung untuk berselfie dengan aneka ragam gaya.

Adapun tiket masuk Rp 2.000 perorang ditambah parkir Rp 5.000 untuk mobil dan speda motor Rp 3.000.

Pantauan OKEMEDAN.COM lokasi ini sangat cocok untuk membawa anggota keluarga menikmati hari liburan seumpama pada musim lebaran.

Disepanjang jalan menuju ke pintu masuk kawasan wisata mangrove kiri kanannya sudah tersedia berbagai warung-warung kecil yang menyediakan berbagai jenis kuliner khususnya kuliner khas masyarakat Aceh dan aneka jus dengan harga murah,

Kafe yang paling banyak padat dikunjungi oleh para pengunjung lokal maupun dari luar adalah KFJ yang menyediakan kuliner khas Aceh yakni Mie Aceh dicampur kepiting segar dengan aroma dan rasa yang membuat setiap pengunjung berlomba-lomba untuk berburu makanan khas Aceh tersebut. Harganyapun tak begitu mahal, Rp 25.000 perporsi, tergantung campurannya.

Karena itu belum lengkap dan sempurna, bila kita mengunjungi Langsa, belum singgah menikmati pesona keindahan alam wisata kawasan hutan mangrove Kwala Langsa.
(MIDI)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan