Yuk Lihat Aksinya 21 Juli di Rockoffie

oleh
Mahameru Band

OKEMEDAN-Medan

Vakum, bubar, reuni, adalah hal biasa dalam perjalanan sebuah grup musik. Banyak band-band besar melewati fase seperti itu namun pada akhirnya tetap eksis.

Ini juga yang berlaku pada Mahameru, sebuah band kebanggaan Kota Medan pada era 90-an akhir hingga awal 2000an. Band ini lama tak terdengar storinya, .tetau sudah nongol lagi dengan single baru. Kehadiran Mahameru bisa jadi pelepas rindu para penggemarnya karena band ini dulu memiliki banyak fans karena performa mereka memang selalu oke baik dalam musik maupun stage act.

“Pulaknya masing-masing sibuk selama ini, mengurus studio baru, menikah, kerja dan berkebun sawit.” terang gitaris Willy tentang kesibukan personel kepada Okemedan.com, Senin (16/7).

Mahameru bangkit lagi diisyaratkan oleh gitaris Willy. Dia memang orang baru di line up Mahameru tapi bukan baru di music scene Medan bahkan nasional. Pria ganteng berjenggot ini pernah bermain di sejumlah band di Medan.

Kini Mahameru akan merilis single barunya “Akhirnya Berpisah” di bawah label Alpha Records, sebuah major label di Jakarta yang pernah sukses mengorbitkan Virzha dan band Lyla.  Untuk mendukung single itu, Mahameru telah menyelesaikan syuting video klip di kawasan Tanjung Morawa.

Proses rekamannya sendiri telah lama diselesaikan sekitar tahun 2012. Namun baru dirilis sekarang setelah melihat peluang pasar yang lebih baik.

“Klip ini bercerita tentang sebuah persahabatan yang akhirnya harus berpisah,” ungkap Willy.

Nah, seperti apa single dan tampilan terbaru Mahameru, akan dipaparkan pada hari Sabtu malam 21 Juli 2018 ini di Rockoffie Cafe Jalan Amal 17 A-B , Sunggal Medan.

Adapun formasi teranyar Mahameru kini digawangi oleh Yudie Ross (vocal), Willy Erfan (Gitar), Angga (Gitar), Iye Patria  (Bass) dan Nico (drums).

Mereka sebelumnya telah merilis 2 album dan dipasarkan secara lokal di Medan.

Membalik kenangan, Mahameru di bentuk pertama kali oleh Ijal Arifin (sekarang Gitaris Peppermint) dan Dipo (Drummer Mahameru) pada tanggal 8 November 1995 di Medam tepatnya di ruang kantor Radio Citra Buana Medan.

Setelah sibuk kesana kemari mencari personil lainnya, maka didapatlah formasi awal Aswin (lead & rhytm guitar), Dipo (drum), Zulfan (bass), Ijal (lead & rhytm guitar, sekarang di Peppermint), Puja (vocal), Andry (keyboard).

Dipilihnya nama Mahameru karena simpel, alami dan lebih mengIndonesia, terang Willy.

Pada awalnya Mahameru hanya membawakan lagu-lagu milik band nasional serta mancanegara. Selanjutnya, satu persatu ajang festival musik mulai diikuti, mulai dari festival musik pelajar/mahasiswa lokal sampai festival musik berskala nasional.

Pada awal 1997 terjadi perubahan besar di Mahameru, dengan formasi yang baru: Aswin (lead & rhytm guitar), Gagha (rhytm & lead guitar), Avis (bass), Dipo (drum), Yudie (lead vocal).

 

Mahameru pun mulai konsentrasi lagi ke panggung musik. mulai ajang pentas sekolah / kampus sekitar Medan sampai Aceh dan juga menjadi band pembuka Nugie & Alv band, Dewa, Netral, Mocca, Slank, Peterpan, Ada band, Ungu, Iwan fals, dan lainnya.

Single “Akhirnya Berpisah” ini juga bisa dijadikan nada dering pribadi  dengan cara aktivasi ketik MAHAMERU SMS ke Telkomsel1212, ketik MAHAMERU sms ke XL/Axis1818, ketik MG (spasi) MAHAMERU sms ke Indosat808 dan ketik 1025079 sms ke Tri1212.

DN Poetra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

pada awal 2003 mahameru merilis 2 single dalam bentuk mini album sentuhan kecil, bertitel biar dan flyin’

yang didistribusikan secara independent di kota Medan.

terbukti melalui 2 singel tersebut mahameru mendapat pengakuan yang cukup signifikan

dari apresiator musik di kota Medan, bahkan flyin’ sempat menduduki

peringkat atas top request di Star FM selama satu bulan lebih.

 

lalu pada awal 2002 mahameru merilis album indie “sentuhan pertama”,

album ini hanya diproduksi sebanyak 3000 keping dalam bentuk kaset dan 500 keping CD

dan di pasarkan dengan cara titip edar ke ET.45 dan distro2 yang ada di Medan

dan luar kota ketika mahameru manggung keluar kota.

3 single di album kedua ini flyin’, k.s.b.s dan dinda menjadi single favorit beberapa radio di Medan dan luar kota.

diluar dugaan dalam waktu 3 bulan seluruh kaset dah CD habis terjual,

hal ini tentu saja sangat menggembirakan buat mahameru untuk lebih serius

dan semangat lagi dalam penggarapan album berikutnya

 

awal 2011 mahameru merilis album indie kedua ” andai”, yang mana proses pengerjaan album ini sangat panjang

dimulai dari awal 2005 dan selesai hingga akhir 2010, ini dikarenakan jadwal manggung yang benar-benar padat

dan ditambah dengan kesibukan masing-masing personil seperti mengurus studio baru, menikah, kerja dan berkebun sawit.

dibandingkan dengan album pertama, album kedua ini sangat jauh berbeda baik dari segi kualitas audio, karakter

warna musik hingga aransemen lagu. album kedua ini tampil dengan karakter rock yang sangat kuat.

dengan mengangkat tema-tema lagu dari kehidupan sehari-hari dan sepertinya album kedua inilah karakter sesungguhnya mahameru.

 

secara fisik album ini diproduksi sangat terbatas, hanya 1000 keping

hal ini memang disengaja dan hanya diperuntukkan buat teman-teman yg memang benar-benar ingin memiliki album fisiknya (CD).

selebihnya semua materi album kedua rencananya akan bisa di downdload secara gratis dalam bentuk mp3.

 

dengan dua album indie dan single terbaru ini mahameru membuktikan bahwa mereka masih eksis

dan masih mensupport teman-teman serta junior-junior band mereka agar tetap kreatif dan terus menciptakan lagu-lagu yang bagus

serta tetap semangat di jalur musik nasional

 

Channel youtube Mahameru Official

  1. mahameru.official
  2. mahameru.official

 

Penjualan single akan dilakukan secara digital di digital store dan melalui RBT di beberapa provider nasional

 

 

 

Berikan Komentar