Di PRSU Ada Patung Diponegoro Duduk Seolah Sedang Melayang

oleh

OKEMEDAN – Di antara patung hidup di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2018 Jalan Gatot Subroto Medan yang menarik perhatian pengunjung yaitu patung pahlawan Pangeran Diponegoro. Patung hidup itu mengenakan busana kebesaran pangeran yang selama ini kita kenal lewat gambar lengkap dengan sorbannya. Yang menarik, ia seolah duduk melayang tanpa beralas kuda ataupun kursi.

Toni Susanto salah satu kru yang memerankan sosok Pangeran Diponegoro menjelaskan kepada wartawan, para seniman patung hidup ini tampil sejak pukul 17.00-22.00 selama PRSU berlangsung. Mereka harus mampu tegak berdiri selama lima jam tanpa istirahat, demi profesionalisme memainkan peran.

Untuk mengapresiasi kreatifitas mereka, di depan mereka selalu disediakan kotak interaksi untuk para pengunjung yang mau menyisihkan uangnya kepada mereka seikhlas hati. Nilainya tidak tentu. “Dalam seharinya kotak interaksi tersebut bisa terisi Rp250.000,”katanya.

Dijelaskannya, semua kru yang memerankan patung hidup ini adalah seniman yang biasa tampil di Jakarta dalam kesehariannya. “ Karenanya sudah terbiasa untuk berdiri berlama-lama menghibur pengunjung,”ujarnya.

Kehadiran Seniman Patung Hidup mendapat respon positif dari pengunjung yang hadir, sebab pertunjukan ini merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat Sumut, hingga masyarakat begitu menyukainya. Saking penasaran, ada pengunjung yang mengibas-ngibaskan tangan di bawah patung Pangeran Diponegoro untuk memastikan apakah ada kursi gaib yang kasat mata diduduki sang patung.

Tokoh superhero Transformer yang berada tak jauh dari Pangeran Diponegoro juga mendapat sambutan hangat pengunjung. Mereka selalu diajak berfoto. “Awak sangka robot bermesin makanya hidup, rupanya manusia beneran dibungkus pakaian robot,” ujar Winda, 22, yang datang ke PRSU bersama teman kostnya.

Sebagaimana diketahui, tahun ini PRSU buka selama sebulan sejak 16 Maret hingga 16 April 2018. Pihak promotor, Hajjah Dewi Rosayanti Syam, SE mengatakan, atraksi patung hidup merupakan sarana edukasi di PRSU bagi pengunjung, terutama generais muda untuk mengenal dan mengenang para pahlawan melalui patung hidup Jenderal Sudirman dan Diponegoro maupun sebagai hiburan bagi masyarakat dengan mengangkat legenda di masyarakat seperti sosok hantu-hantu namun diperankan sebagai hantu yang baik hati.
AKBAR ALDI

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan