Persija Tetap Respek Hadapi PSMS

oleh
Pelatih Persija dalam sesi temu pers di Kompleks Kebun Bunga Medan, Kamis (5/4/2018)

OKEMEDAN.COM – MEEDAN
Pelatih Persija Stafeno Cugurra Rodrigues tidak menganggap remeh PSMS Medan yang sudah dua kali mereka kalahkan di ajang Piala Presiden 2018 lalu. Menurut pelatih yang akrab disapa Teco ini Persija tetap respek kepada PSMS.

“Walau mereka sudah dua kali kami kalahkan tapi Persija tetap respect apalagi PSMS bermain di depan suporternya,” kata Teco dalam sesi temu pers di Kebun Bunga Medan, Kamis (5/4/2018). Kedua tim akan berhadapan hari ini, Jumat (6/4) di Stadion Teladan Medan.

Teco juga mengaku jelang laga bigmatch bertajuk “El Clasico” PSMS versus Persija ini dirinya sudah mempersiapkan latihan untuk melawan PSMS. Teco juga membantah kalau ia akan menurunkan pemain pelatih di laga ini nanti.

“Itu tidak benar (memakai pemain lapis kedua), saya akan menurunkan pemain terbaik yang paling siap. Memang jadwal padat di AFC dan Liga 1, tapi kami akan menurunkan pemain yang terbaik melawan PSMS,” tegas Teco.

Sementara, pelatih PSMS Djajang Nurjaman mengaku dalam situasi yang tidak bagus karena telah didera dua kekalahan beruntun.

“Tentu kondisi ini tidak mengenakan buat kami dan suporter yang pasti kecewa. Tapi dari sisi penampilan PSMS sudah cukup baik karena dua lawan yang sudah kami hadapi adalah tim terbaik di Liga 1, secara permainan kami tidak kalah,” tegas pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

Djanur juga membeberkan kalau jadwal yang dilalui PSMS cukup berat karena di tiga laga pembuka harus berhadapan dengan lawan berat. Apalagi lawan ketiga ini melawan Persija yang telah dua kali mengalahkan PSMS di ajang Piala Presiden lalu.

“Kita tau Persija juga cukup kuat, mereka cukup confidence dan juga bermain di AFC. Tapi kami akan bekerja keras untuk meraih kemenangan agar bisa mencapai target bertahan di Liga 1,” yakinnya.

Disinggung apakah Djanur siap dievaluasi apabila kembali kalah di laga ketiganya ini, Djanur menjawab diplomatis.

“Jujur saya tidak akan terburu-buru meninggalkan tanggung jawab, saya masih optimis dengan tim ini dan saya juga telah membawa PSMS berada di level atas, tapi kalau ada evaluasi itu saya siap menerimanya,” tegas Djanur.

“Saya salut dan terima kasih kepada suporter Medan yang bijak karena dari dua kekalahan kami belum ada celoteh atau pressing untuk saya. Jadi hasil dari pertandingan ketiga saya masih berharap dukungannya, kalau pun ada evaluasi itu saya jujur akan terima,” pungkas Djanur.

DIAZ

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan