Diupah Rp 1,5 Juta, Dua Kurir Sabu Gagal Lolos di Kualanamu

oleh
Konperensi Pers penangkapan dua kurir narkoba di Bandara Kuala Namu.OKEMEDAN/NAONE

OKEMEDAN-Deli Serdang
Upaya memaasok sabu melalui bandara Kuala namu kembali terjadi dan berhasil digagalkan.
Dua kurir penyelundupan sabu masing-masing inisial AN (27) dan MU (34) ditangkap di Security Chek Point (SCP) 1 terminal keberangkatan Bandara kualanamu. Petugas Aviation Securty (Avsec) . Ditangkapnya kedua kurir setelah petugas kepolisian yang bertugas di SCP 1 mencurigai tas ransel bawaan dari kedua calon penumpang asal Aceh Utara ini.

Dari hasil tangkapan mesin X-Ray, dari dalam tas ransel diketahui ada tiga bungkus pelastik dan saat diperiksa bungkusan tersebut berisi kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu.

Tanpa buang waktu, saat itu juga petugas keamanan bandara langsung mengamankan kedua pelaku penyelundupan ke gedung scurity komplek perkantoran Bandara Kualanamu.

Dinterogasi di gedung security AN dan MU mengaku sabu yang dibawa seberat 1,5 Kg dan mendapatkan upah sebesar Rp15 juta itu. Sabu dibalur dengan celana panjang.”Tas ransel berisi tiga bungkus sabu ini kami ambil dari seseorang yang gak kami kenal di simpang dekat lampu merah Yuki Simpang Raya dan rencananya akan diselundupkan ke Makasar dengan menggunakan pesawat Citilink QG-913 yang berangkat dari Kualanamu pukul 08.40 wib,”ujar AN kepada wartawan.

Kini kedua pelaku penyelundupan sabu asal Bireuen Aceh Utara ini diserahkan petugas Angkasa Pura II melalui Manager of Branch Comucation And Legal Wisnu Budi Setianto ke Kasat Narkoba Polres deli serdang AKP Jama Purba, termasuk barang bukti 1,5 kg sabu, barang bukti lain seperti tas ransel, uang 1,4 juta, handphone 2 unit ikut diamankan untuk proses hukum lebih lanjut di Polres Deli Serdang.
NA ONE

Berikan Komentar