Trend Mahasiswa Zaman Now, Tinggal di Apartemen Bukan Kost Kosan

oleh
GARAP APARTEMEN MAHASISWA-Wahyuni Sutantri (Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti), Pulung Prahasto (Direktur Teknik & Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti) dan Elvira Wigati (Project Director Grand Taman Melati Margonda 2) meninjau pembangunan apartemen.

OKEMEDAN – Jakarta

Pengamat properti David Cornelis mengatakan, trend mahasiswa tinggal di apartemen saat ini mampu memberikan dorongan ke sektor properti. Apalagi di bulan April sampai dengan Juli dalam setiap tahun, merupakan saat-saat yang sibuk bagi para calon mahasiswa, karena didalam rentang waktu ini, perguruan tinggi melakukan kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

Hal itu dikatakannya melalui siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (8/4), menyikapi pertumbuhan Properti di Indonesia pada tahun ini. Dia menambahkan, seperti kawasan Depok, Jawa Barat misalnya, dengan beberapa perguruan tinggi yang ada seperti Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, IISIP Jakarta dan lain-lain, dalam setiap tahunnya akan kedatangan sekitar 20.000 mahasiswa baru yang datang dari penjuru tanah air.

“Tentu ini kesempatan baik untuk membangun kawasan hunian untuk mahasiswa seperti apartemen. Trend ini sangat baik, ” ujarnya.

Dia menyebutkan, konsep hunian vertikal bagi mahasiswa ini adalah salah satu bagian dari konsep smart city. Dengan menjaring setidaknya 5% – 10% target market dari mahasiswa sudah baik. Trend ini memberi perspektif baru bagi pengembang untuk berkreasi dalam pembangunan properti. Trend properti residensial bagi mahasiswa akan tetap tumbuh positif karena pembangunan sekolah dan universitas baru masih gencar dilakukan.

Wahyuni Sutantri, Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti (APP) yang merupakan anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengatakan sektor pendidikan merupakan sektor yang tidak akan lekang oleh zaman. Dan dimana pendidikan terutama pendidikan tinggi, disitu dibutuhkan hunian bagi mahasiswanya.

Dia mengungkapkan saat ini muncul fenomena baru dikalangan mahasiswa, dimana mereka lebih memilih tinggal di Apartemen dibandingkan dengan tempat kost.

“Celah pasar inilah yang kami bidik, salah satunya adalah dengan membangun Grand Taman Melati Margonda 2, yang tepat berada disisi Universitas Indonesia Depok. APP menginvestasikan Rp 450 Miliar untuk pembangunan proyek ini, ” katanya.

Grand Taman Melati Margonda 2 merupakan tower ketiga, dimana sebelumnya APP telah membagun tower 1 yaitu Apartemen Taman Melati Margonda dengan jumlah 800 unit yang telah diserahterimakan di tahun 2013, kemudian tower 2 yaitu Grand Taman Melati Margonda dengan jumlah 507 Unit yang telah diserahterimakan pada tahun 2015.

Apartemen yang dibangun di dekat beberapa kampus terkenal dibangun dengan melihat kebutuhan mahasiswa selama menempuh kuliah.

Sesuai dengan konsepnya yaitu apartemen untuk mahasiswa dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswa, misalnya Student Centre, swimming pool, dan fasilitas lain. Selain itu, di Apartemen yang terkoneksi dengan 2 tower sebelumnya ini, juga dilengkapi dengan fasilitas komersial lainnya, seperti mini market, laundry, serta fasilitas komersial lainnya.

Selain membangun di Depok, PT Adhi Persada Properti juga membangun apartemen sejenis, diantaranya Taman Melati Surabaya MERR di dekat Kampus ITS, Taman Melati Sinduadi di dekat Kampus UGM Yogyakarta, Taman Melati Jatinangor didekat kampus Universitas Padjadjaran Sumedang, dan Taman Melati Dinoyo di dekat Universitas Brawijaya Malang.

“Kita sangat concern dalam menyiapkan hunian yang bisa memenuhi kebutuhan untuk mahasiswa, seperti masalah keamanan,serta lingkungan yang mendukung. Langkah kongkrit yang dilakukan adalah menjadikan Grand Taman Melati Margonda 2 menjadi kawasan yang bebas dari bahaya narkoba. Dengan melakukan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional. BNN melakukan penyuluhan secara rutin kepada para penghuni, demi langkah pencegahan narkoba masuk ke kawasan apartemen ini, ” ujarnya.

Elvira Wigati, Project Director Grand Taman Melati Margonda 2 mengatakan, tower ke 3, yang dikenal dengan Grand Taman Melati Margoda 2, mulai dibangun bulan November 2016, dan dalam waktu ± 1 tahun kami melakukan Topping off. Pekerjaan konstruksi ini telah sesuai dengan jadwal pembangunan yang ada, dimana setelah topping off ini, kami bisa melakukan serah terima unit pada Desember 2018.

Dibangun di lahan seluas 3.705 m2, Grand Taman Melati Margonda 2 memiliki total unit sebanyak 939, yang terbagi dalam 23 Lantai. Type unit yang disediakan terdiri dari Type Studio A dengan luas 24,30 M2Semigross sebanyak 372 Unit, Type Studio B dengan luas 27,75 M2 Semigross sebanyak 380 Unit, type 1 Bedroomdengan luas 36,45 m2 Semigross sebanyak 114 unit, Type Studio Cornerdengan luas 25,80 m2 Semigross sebanyak 54 Unit, serta type 2 Bedroom dengan luas 56,35 M2 Semigross sebanyak 19 Unit.
ZA NASUTION

Berikan Komentar