,

DP Rumah di Sumut Di Bawah Rp 4 Juta, Mau?

oleh
Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdullah melantik pengurus DPD Apersi Sumut di Medan, Rabu (3/10/2018).OkeMedan/Zan

OkeMedan-Medan. Masyarakat berpenghasilan rendah berkesempatan untuk memiliki rumah hanya dengan uang muka (down payment) di bawah Rp 4 juta.

Kesempatan untuk itu sedang diupayakan oleh Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia‎ (DPD Apersi) Sumatera Utara,

“ DPD Apersi berupaya menekan harga (rumah) sehingga harganya di bawah harga ketentuan Rp130 juta di Sumut,” kata Ketua DPD Apersi Sumut terpilih Irwansyah Putra usai pengukuhan pengurus di Le Polonia Hotel, Rabu (3/10/2018),

Menurut Irwansyah, pihaknya berupaya supaya harga 1 unit rumah tidak di angka Rp130 juta, agar masyarakat yang di bawah terakomodir, demikian juga yang bepenghasilan non fix income. “Seperti pedagang bakso relatif tidak tercover, maaf tidak dikasi ruang, kita berpaya menyediakan untuk ini, tapi kita bagi porsinya berapa untuk normatif dan non fix income, ini yang kita usahakan di Sumut dengan cara menurunkan harga jual,” ujarnya.

Dia mengatakan, akan mendorong DPP Apersi supaya program ini bisa diterima pihak bank.
Karena kemampuan bayar itu ditentukan pinjaman, tapi ketika pinjaman turun otomatis kemampuan bayar akan meningkat, jadi ini yang kita upayakan,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama Ketua DPP Apersi Junaedi Abdullah menegaskan bahwa rumah bersubsidi dibangun untuk masyarakat menengah ke bawah, masyarakat berpenghasilan rendah. “Target kita mengentaskan kemiskinan masyarakat. Harusnya supportlah kami, karena ini bukan semata bisnis,” harapnya.

“Program ini sangat baik, tapi pemerintah daerah terkesan kurang mendukung program pemerintah untuk menyiapkan rumah bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Junaidi, beberapa contoh kurangnya dukungan itu seperti perizinan yang terkesan lambat, biaya yang tinggi, serta waktu yang ditentukan untuk pengurusan masalah tanah cenderung tidak jelas.

Hal ini, katanya jelas menyulitkan para pengembang untuk menjalankan program yang telah digariskan pemerintah. “Padahal untuk rumah-rumah bersubsidi, sudah ada ketentuan yang diatur dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 64,” ujarnya.

Dikatakan, selain orientasi bisnis, Apersi juga berorientasi sosial yaitu menghadirkan program rumah bersubsidi untuk masyarakat menengah ke bawah. Khusus TNI, Polri dan PNS, dijamin tanpa down payment (DP). “Angsurannya juga tidak tinggi, berkisar Rp 500 ribuan per bulan untuk tipe 36. Bunganya juga tidak tinggi,” bilangnya.

Di kesempatan itu, Junaidi juga berharap agar para pengurus DPD Apersi Sumut segera melakukan sinergi dengan mitr‎a kerja agar target  bisa tercapai.

“Pengembang daerah tolong berinteraksi dgn pemerintah daerah, BPN, petizinan dll, kalau tidak bersinergi maka tidak akan tercapai” tegasnya. OM-ZA

 

Berikan Komentar